Sidang skripsi kerap jadi momok yang menakutkan bagi mahasiswa. Sebab mahasiswa yang akan melakukan persidangan akan bertemu dengan dosen penguji, kaprodi, dosen pembimbing, dekan fakultas dan beragam pejabat kampus lainya yang akan menguji skripsi Anda secara krtis.
Karena harus berhadapan dengan orang-orang pejabat penting kampus yang seperti itu, kadang kala membuat mahasiswa kerap grogi dan demam panggung saat akan menghadapi proses persidangan. Jika demam panggung ini dibiarkan saja, maka akan berakibat pada nilai sidang skripsi yang jelek karena cara presentasi Anda yang terbata-bata.
Jika nilai sidang skripsi yang jelek ini dibiarkan saja, maka akan berakibat pada resiko mahasiwa tersebut tidak dapat lulus sidang skripsi. Tidak lulusnya mahasiwa dari sidang skripsi tentu akan berakibat pada mahasiswa tersebut gagal untuk wisuda.
Untuk mengatasi masalah ini. Asistentugas akan membantu memberikan solusi agar Anda bisa lulus sidang skripsi. Berikut solusinya:
Table of Contents
Toggle1. Susun Argumentasi Skripsi Anda Dengan Berbasis Pada Data Penelitian yang Kuat
Dosen penguji akan sulit untuk mendebat atau menyangkal argument Anda jika presentasi skripsi Anda didukung oleh data penelitian yang kuat. Ciri dari data penelitian yang kuat yaitu:
- Data penelitian tersebut diambil melalui metode penelitian yang teruji kebenaranya
- Data penelitian yang didapat berjumlah banyak dan cukup untuk dianalisis serta penarikan kesimpulan
- Data penelitian divisualisasikan dengan jelas melalui grafik, table, maupun peta konsep.
Dengan menampilkan data penelitian yang kuat sesuai ciri-ciri di atas, dosen penguji sulit untuk menyangkal argumentasi Anda. Dosen akan cenderung setuju, sepemikiran, dan sepkat dengan argument Anda. Biasanya, mahasiswa yang ketika sidang skripsi jarang mendapatkan penyangkalan, maka ia cenderung akan mendapatkan nilai munaqosah yang tinggi.
2. Tuliskan Novelty atau Kebaharuan Ide maupun Gagasan Dalam Skripsi Anda
Mahasiwa yang tidak lulus sidang skripsi biasanya cenderung menulis skripsi dengan bahasan yang monoton. Bahkan judul skripsi yang diambil tidak berbeda jauh isinya dibandingkan dengan judul skripsi kaka kelas terdahulu.
Dosen biasanya akan memberikan nilai jelek pada jenis skripsi yang seperti ini karena secara prinsipal akan membuat stagnasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Saran dari Asistentugas, tolong ketika Anda menentukan judul skripsi, buatlah judul skripsi dan pembahasan yang unik, punya pembeda dari skripsi terdahulu, serta ada unsur kebaruan dari segi ide, gagasan, penyampaian isi, teknik analisis, maupun sudut pandang penulis.
Kebaruan dalam penulisan karya ilmiah ini sangat penting agar pengembangan ilmu pengetahuan terus berkembang ke arah yang lebih baik. Sehingga akan membuat masyarakat global mampu terus berinovasi menghadapi tantangan zaman yang semakin komplek.
2. Jangan Pernah Plagiat Skripsi Karya Orang Lain
Mahasiswa yang tidak lulus dalam sidang skripsi biasanya karena skripsi yang ia buat dan dipresentasikan di dosen penguji merupakan hasil copas dari skripsi karya orang lain. Gimana caranya kok dosen penguji bisa tahu bahwa skripsi tersebut plagiat? Cara mengetahuinya yaitu dengan melakuan pengujian deteksi plagiat melalui softwere cek plagiasi semacam Turnitin.
Kampus biasanya akan menetapkan standar kelulusan presentase plagiasi maksimal 30 persen. Kadar plagiat skripsi lebih dari 30 persen besar kemungkinan tidak lulus. Jadi pastikan bahwa Anda menulis skripsi tanpa copas sama sekali. Tulislah skripsi Anda dengan pemikiran Anda sendiri. Walaupun tulisnya agak jelek, namun itu tulisan original Anda, dosen biasanya akan lebih mengapresiasi tulisan yang dibuat oleh pemikiran sendiri daripada skripsi hasil copas.
4. Jangan Pernah Memalsukan Data Penelitian
Mahasiswa yang memalsukan data penelitian cenderung akan mendapatkan nilai yang jelek. Darimana dosen tahu kalua data penelitian dipalsukan? Caranya yaitu dengan melakukan verifikasi data triangulasi. Dosen penguji akan menyidak, mengecek, hingga mengaudit sumber data yang digunakan merupakan data asli tau tidak.
Jadi solusi kami bagi mahasiswa yang terlanjur menggunakan data penelitian yang telah direkayasa agar segera menghentikan praktik tersebut. Gunakanlah data penelitian yang memang apa adanya sesuai berdasarkan temuan penelitian di lapangan. Jangan sampai merekayasa data penelitian apapun.
5. Ikuti Sistematika Penulisan Skripsi yang Sudah Ditetapkan Kampus
Ketika Anda menulis skripsi, jangan pernah menulis skripsi dengan sistematika penulisan kampus lain. Hal ini dimaksudkan agar mendukung gaya selingkung dalam penulisan skripsi.
Penulisan skripsi yang tidak berdasarkan sistematika yang telah ditetapkan kampus Anda, akan berkibat pada jeleknya nilai sidang skripsi yang akan Anda dapatkan.
6. Gunakan Jasa Konsultan Pendidikan di Asistentugas
Kalau Anda tidak bisa menyusun skripsi dengan baik seperti yang sudah disebutkan dalam poin-poin tersebut. Ada baiknya Anda gunakan jasa konsultan akademis di Asistentugas.
Perusahaan kami akan memberikan pendampingan bagi mahasiswa yang sedang menyusun skripsi agar mampu menyelesaikan tugas tersebut dengan tepat waktu. Adapun services yang kami berikan meliputi:
- Mentoring skripsi
- Membantu penulisan proposal skripsi
- Membantu editing skripsi dari kesalahan ejaan, typo, maupun kesalahan input data
- Membantu mencarikan materi, modul, maupun teori sebagai bahan untuk menulis skripsi
- Hingga membantu membuatkan slide PPT proposal skripsi yang interaktif, komunikatif, ringkas, dan menarik
Dengan bantuan konsultan akademis yang kami berikan tersebut, mudah-mudahan mahasiswa bisa menyelesaikan skripsi dengan lancar tanpa kendala. Nah itulah 6 solusi yang kami berikan kepada mahasiswa yang gagal dalam sidang skripsi. Walaupun Anda gagal jangan pernah patah semangat. Hari ini Anda boleh saja gagal, bisa jadi esok Anda akan giliranya mendapatkan kesuksesa. Teruslah belajar menjadi lebih baik dan berani mencoba sekali lagi sampai Anda benar-benar berhasil dalam menyelesaikan tugas skripsi.