UAS model Open Book yang awalnya bertujuan memberikan kebebesan pada mahasiswa untuk mengerjakan tugas kuliah secara mandiri dengan bantuan mencari jawaban tugas dari buku dan referensi dari internet membuka celah bagi penyedia joki tugas untuk masuk menyediakan layananya.
Hal ini bisa dilakukan jika mahasiswa diberi kebebasan juga untuk membawa perangkat smartphone ke ruang kelas saat UAS sedang berlangsung. Dari smartphone yang dibawa oleh siswa maupun mahasiswa tersebut bisa memesan layanan joki tugas pada saat itu juga.
Jika dosen ingin menghindarkan mahasiswa maupun siswa menggunakan layanan joki tugas saat kegiatan UAS berlangsung maka kuncinya ada pada kebijakan pelaarangan membawa alat komunikasi /smartphone agar tidak masuk ke dalam kelas namun kalau buku yang dibawa dibolehkan.
Inilah kebijakan open book yang tepat dan tidak kebablasan. Boleh bawa segala referensi (buku, jurnal, catatan kuliah, rangkuman materi,dll) untuk bahan menjawab tugas kuliah tapi penggunaan smartphone harus benar-benar dilarang.
Cara Pengecekan Peserta Membawa Smartphone Dikelas Apa Tidak
Jika pihak penyelenggara kegiatan UAS ingin benar-benar ketat dalam menjalankan kegiatan UAS maka kuncinya ada pada inspeksi smartphone sebelum peserta UAS memasuki kelas. Caranya yaitu masing-masing ruangan harus dijaga oleh dua penjaga peserta UAS yang terdiri atas penjaga laki laki dan penjaga perempuan.
Penjaga laki-laki bertugas untuk menggeledah smartphone peserta laki-laki dengan meminta izin ke peserta untuk meraba saku, sela pinggang, maupun bagian-bagian tersembunyi di tubuh yang bisa saja disembunyikan disitu. Penjaga laki-laki ini harus standby di depan pintu masuk.
Selanjutnya penjaga perempuan juga harus bertugas menggeledah peserta UAS perempuan dengan cara yang sama mengecek saku, sela-sela jilbab, maupun dibagian sela-sela ditubuh lainya yang bisa saja dijadikan tempat persembunyian untuk menaruh smartphone. Dengan cara pengecekan super ketat seperti ini, kami yakin smartphone tidak akan bisa masuk dalam kelas.
Nah itulah informasi mengenai celah UAS model book yang bisa dimanfaatkan joki tugas. Dengan menutup celah itu, maka diharapkan bisa membuat kegiatan UAS semakin objektif. Jika ada celah-celah lainya nyontek saat UAS kami akan menuliskan kembali diartikel berikutnya.




